RSS

Soal Jawab Mengenai Markaz Dammaj

10 May

Soal : Dimanakah terletak Darul Hadits Dammaj ?
Jawab : Darul Hadits Dammaj terletak di Dammaj, Provinsi Sa’ada Republik Yaman

Soal : Siapakah yang mendirikannya ?
Jawab : Darul Hadits Dammaj bermula dari dakwah oleh Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi’i sepulang beliau dari menuntut ilmu di negeri Saudi Arabia kurang lebih pada tahun 1400 H, dimulai dengan bangunan mesjid terbuat dari tanah yang dibangun oleh karib-kerabatnya dan kemudian datanglah penuntut ilmu dari berbagai penjuru Yaman dan juga dari Mesir akhirnya mesjid yang telah ada diperluas. Kemudian dibangunlah mesjid baru yang lebih luas tak seberapa jauh dari mesjid semula. Dan pada tahun 1419 H dbangunlah mesjid yang jauh lebih besar dan pada tahun 1426 H kembali diperluas sampai seperti yang telah terlihat sekarang.
(Sumber : rohalat da’wah syaikh muqbil, Abu Romzi Alwadi’i)

Soal : Sepeninggal Syaikh Muqbil bin Hadi, siapakah yang menggantikan beliau menjadi mudir di darul hadits dammaj ?
Jawab : Sepeninggal Syaikh Muqbil bin Hady pada hari Ahad tanggal 1 Jumadil ula 1422 H di rumah sakit King Faishol, Saudi Arabia, maka berdasarkan wasiat terakhir beliau yang menggantikan beliau sebagai mudir m’ahad adalah syaikh Yahya bin Ali Al Hajuuri.

Soal : Apa saja yang diajarkan di Darul hadits Dammaj ?
Jawab : Hampir semua cabang ilmu Syar,i diajarkan di Darl Hadits Dammaj, seperti :Tauhid, Aqidah, Nahwu, Lughoh, Hadits, Tafsir, Fiqih dan lain-lain.

Soal :Siapa saja para pengajar di Darul Hadits Dammaj ?
Jawab : Penagajarnya sangat banyak, dari kalangan Masyaikh maupun para mustafied. diantara para masyaikh adalah : Syaikh Jamil As-silwi, Syaikh Ahmad Al Wushobi,Syaikh Zaid Al Wushobi, Syaikh Abu Amr Al Hajuuri,Syaikh Abul hasan Ali Rojihi, Syaikh Muhammad bin Hizam.dan para mustafied diantaranya adalah : Abu Bilal AlHadromi, Abul Abbas As Sihri, Hasan bin Nur, Adnan Ad Damari dan banyak lagi yang tidak dapat kami sebutkan semuanya.

Soal : Bagaimana jadwal belajar mengajar di Darul Hadits Dammaj
Jawab : Sebelumnya perlu untuk diketahui bahwa Pelajaran yang ada di Darul Hadits Dammaj terbagi 2 : Pelajaran Umum dan Pelajaran khusus.
Pelajaran Umum diajarkan langsung oleh Syaikh Yahya, adapun jadwalnya sebagai berikut :
Ba’da Dzhuhur : Tafsir Ibnu Katsir (Senin, Rabu dan Sabtu)
Ba’da Dzhuhur : Jami’us Shohih, Syaikh Muqbil bin Hady (Selasa, Kamis dan Ahad)
Ba’da Ashar : Shohih Bukhori (Setiap Hari)
Ba’da Maghrib : Syarah Shohih Muslim, Umdatul Fiqih (Ibnu Qudamah), Sunan Sughro (Imam Baihaqi) Iqtidho’ Sirothol Mustaqiem (Ibnu Taimiyah)
Pelajaran umum ini wajib diikuti oleh seluruh santri maupun para pengajar di Darul hadits Dammaj.
Adapun pelajaran khusus diajarkan para Masyaikh dan para Mustafied,
Pelajaran khusus ini tidak diwajibkan bagi setiap santri,masing-masing santri bebas memilih pelajaran yang diinginkan berdasarkan kemauan dan kemampuan..
Selain pengajar pria, Darul Hadits Dammaj memiliki pengajar dari kalangan wanita yang tidak asing lagi di kalangan salafi sedunia, diantaranya : Ummu Abdlillah bintu Syaikh Muqbil, Ummu Salamh As Salafiyah, Ummu Syu’aib Al Wadi’iyah.

Soal : Apakah disyaratkan bagi yang ingin menuntut ilmu di Darul hadits Dammaj harus sudah pandai berbahasa arab dan memiliki dasar keilmuan yang memadai ?
Jawab : Tidak disyaratkan bagi yang ingin menuntut ilmu di Darul Hadits Dammaj harus sudah pandai berbahasa Arab atau memiliki dasar keilmuan, bahkan banyak santri yang berasal dari eropa dan amerika datang dalam keadaan baru saja masuk Islam, yang mereka tidak mampu berbahasa arab dan membaca Al qur’an.

Soal : Siapa saja dari kalangan ulama yang pernah belajar di Darul Hadist Dammaj :
Jawab : Susah untuk disebutkan satu persatu, karena hampir seluruh ulama Yaman berasal dari Darul Hadits Dammaj, diantara mereka : Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab Al Wushobi, Syaikh Yahya bin Ali Al Hajuri, Syaikh Abdul Azis Al Bura’i, Syaikh Muhammad Al Imam, Syaikh Abdullah Utsman, Syaikh Muhammad As shumali, Syaikh Utsman As Salimi dan banyak lagi.

Soal : Dari mana saja para penuntut Darul Hadits Dammaj berasal :
Jawab :Santri Darul Hadits dammaj saat ini berasal lebih dari 50 negara, diantaranyaberasaldari:Indonesia,Malaysia,Malonesia,India,Inggris,Amerika,Italia,Jerman,Swedia,Palestina,Mesir, Saudi Arabia, Kazakhstan, Uzbekistan,Trinidad, Somalia dan banyak negara-negara lainnya.

Soal : Berapa biaya yang dibutuhkan untuk dapat belajar di Darul hadits Dammaj ?
Jawab : Menuntut ilmu di Darul Hadits Dammaj sama sekali tidak dipungut biaya, baik biaya pendaftaran, biaya makan, biaya pendidikan, biaya pemondokkan dan segala jenis pungutan lainnya.

Soal : Apabila saya ingin menuntut ilmu di Darul Hadist Dammaj, bagaimana dengan tempat tinggal dan makan saya ?
Jawab : Alhamdulillah, Ma’had Darul Hadits Dammaj menyediakan tempat tinggal bagi para santri yang tidak mampu membeli kamar (rumah), ada 2 ruangan besar yang diperuntukkan sebagi asrama.Adapun makan bagi para santri disajikan 3 kali sehari.

Soal : Kapan dimulainya pendaftaran santri baru Darul Hadits Dammaj ?
Jawab : Darul Hadits Dammaj tidak mengenal sistem masa pendaftaran, kapan saja santri datang maka Insya Allah akan diterima, hal ini dikarenakan pelajaran terus berlangsung secara kontinyu secara berulang-ulang baik oleh pengajar yang sama atau pengajar yang berbeda.tanpa ada istilah tahun ajaran atau masa pelajaran.

Soal : Berapa umur minimal untuk dapat belajar di darul Hadits Dammaj ?
Jawab : Tidak ada batasan umur untuk dapat belajar di darul hadits dammaj, siapapun bisa datang dan belajar mulai anak-anak sampai lanjut usia. Akan tetapi bagi anak-anak yang dibawah umur diharuskan adanya wali seperti orang tua, kakak, paman atau siapapun yang mampu untuk bertanggung jawab terhadap anak tersebut.

Soal : Kapan santri Darul Hadits Dammaj mengalami liburan ?
Jawab : Tidak ada istilah libur di darul Hadits Dammaj, terutama pelajaran umum Syaikh Yahya… walaupun hari Jum’at, bulan Ramadhan atau hari ied sekalipun. Pelajaran umum hanya diliburkan ketika sholat Jum’at atau adanya sholat Jenazah.Ketika Syaikh Yahya berhalangan karena sakit atau sedang safar beliau digantikan oleh Masyaikh lainnya, dan biasanya yang menggantikan beliau adalah Syaikh Jamil.

Soal : Berapa lama masa pendidikan di Darul Hadits Dammaj ?
Jawab : Tidak ada istilah masa pendidikan atau masa kelulusan bagi penuntut ilmu di Darul Hadits Dammaj , Selama apa pun penuntut ilmu ingin belajar di Darul Hadits Dammaj maka dia diijinkan selama bersemangat dan menjaga adab-adab. Bahkan sebagian santri banyak yang memboyong keluarganya dengan niat hijrah dan tidakberniat kembali ke negeri asalnya.Terutama santri yang berasal dari negeri-negeri kafir seperti Amerika atau Eropa.

Soal : Apabila saya menempuh pendidikan di Darul Hadits Dammaj, apakah saya akan mendapatkan gelar pendidikan atau ijazah?
Jawab : Tidak, antum tidak akan mendapatkan gelar atau Ijazah. Karena Metode pendidikan di Darul Hadits Dammaj dibangun Syaikh Muqbil bin Hady diatas metode salaf.

Soal : Berapa Jumlah santri Darul Hadits Dammaj saat ini ?
Jawab : Wallahu a’lam, menurut kabar yang kami ketahui, saat ini ada sekitar 4000 santri ditambah 2000 Kepala keluarga berada di Darul Hadits Dammaj .

Soal : Berapa Jumlah santri Indonesia di Darul Hadits Dammaj saat ini?
Jawab : Jumlah santri Indonesia saat ini kurang lebih 200 santri dan 17 kepala keluarga.

Soal :Apakah keberadaan santri indonesia di Darul Hadits Dammaj diketahui oleh Pemerintah Indonesia ?
Jawab : Tentu, sedikitnya telah dua kali bapak-bapak dari Kedutaan Besar Republik Indonesia yang berkedudukan di Sana’a berkunjung ke Dammaj untuk melakukan dialog dan pendataan. Bahkan mereka sempat dijamu oleh Syaikh Yahya dan beliau pernah memuji Pemerintah Indonesiad i Majelis Umum sebagai pemerintah yang mencintai kebaikan. Jadi tidak benar apabila santri Indonesia di Darul Hadits Dammaj dianggap sebagai pendatang liar tanpa sepengetahuan pemerintah Indonesia.

Soal : Bagaimana hubungan Darul Hadits Dammaj dengan pemerintah Yaman ?
Jawab : Semenjak zaman syaikh Muqbil hingga saat ini, hubungan Darul Hadits Dammaj dengan Pemerintah Yaman berjalan sangat baik. Bahkan banyak dari kalangan tentara pemerintah Yaman yang juga menjadi santri di Darul Hadits Dammaj.

Soal : Apakah boleh saya membawa keluarga ke Darul Hadits Dammaj ?
Jawab : Silahkan, Insya Allah itu akan membuat antum akan semakin betah di Dammaj.

Soal : Apabila saya membawa keluarga, bagaimana dengan tempat tinggal dan nafkah saya ?
Jawab : Apabila antum tidak memiliki biaya untuk membeli rumah, maka ma’had memiliki banyak rumah dakwah yang bebas ditempati santri yang membawa keluarga. Akan tetapi biasanya harus menunggu dahulu sekitar 1 atau 2 bulan sampai mendapatkan rumah yang siap untuk dihuni. Untuk Nafkah, Ma’had insya Allah memberikan santunan kepada para keluarga setiap bulannya, walaupun jumlahnya tidak terlalu besar. Terkadang juga ma’had membagikan tepung, minyak dan semisalnya bagi para santri yang berkeluarga.
Dan para santri juga diijinkan mencari nafkah dengan berdagang, membuka warnet/wartel,menjadi supir, tukang bangunan dll. Selama hal tersebut tidak membuat mereka sibuk dan meninggalkan pelajaran-pelajaran.

Soal :Apakah semua pelajaran di Darul Hadits Dammaj disampaikan dalam bahasa Arab ?
Jawab : Tidak, terkadang dibuka pelajaran sesama ikhwan senegara (seperti khusus ikhwan indonesia), atau terkadang dibuka pelajaran khusus untuk orang asing dengan bahasa Inggris dan biasanya pelajaran ini bagi yang belum pandai berbahasa arab.

Soal : Bagaimana keamanan di Dammaj, karena kami dengar saat ini terjadi perang saudara ?
Jawab : Kurang tepat kalau dikatakan sebagai perang saudara, yang benar adalah perang antara pemberontak sy’iah melawan pemerintah Yaman. Darul Hadits Dammaj sendiri berjalan normal seakan-akan tidak ada sesuatu yang terjadi. Dan perang sendiri telah diakhiri dengan gencatan senjata sekitar 2/3 bulan yang lalu

Soal : Bagaimana dengan isu-isu terorisme yang juga menyebut-nyebut negeri Yaman sebagai salah satu negeri asal teroris ?
Jawab : wallahu’ a’lam, yang jelas Darul Hadits Dammaj tidak terkait sama sekali dengan Terorisme, Al Qaeda atau Usamah bin Laden. Ini pun sudah tercermin dari ucapan Syaikh Muqbil bin Hady terhadap Usamah bin Laden :” (Usamah bin Laden) termasuk dari orang yang tertipu dan terkelabui” dan beliau juga mengucapkan “Tidak sepantasnya mengambil ilmu dari usamah bin Laden atau Al Misari….”
Dan juga tercermin dari sikap para da’i-da’i ahlus sunnah yang pernah mengenyam pendidikan di Darul Hadits Dammaj.

Soal : Saya orang awam yang baru mengenal dakwah Salafy, bolehkah saya langsung berangkat ke Darul Hadits Dammaj ?
Jawab : Silahkan, jangan ditunda-tunda.

Soal : Apakah di Darul Hadits Dammaj hanya dikhususkan untuk orang yang memiliki tubuh sempurna ?
Jawab : Tidak, ada beberapa santri di Darul Hadits Dammaj yang memiliki semangat belajar dalam keadaan mereka buta atau memakai kursi roda atau tongkat.

Soal : Bolehkah saya melakukan ziaroh saja ke Darul Hadits Dammaj, tidak untuk tinggal dalam waktu lama menuntut ilmu ?
Jawab : Silahkan, semoga setelah antum melihat keistimewaan Darul Hadits Dammaj akan membuat anda tertarik untuk tinggal dalam waktu yang lama.

Soal : Apabila saya ingin berkirim surat kepada para ulama yang ada di Darul Hadits Dammaj seperti kepada Syaikh Yahya, Syaikh Jamil atau Syaikh Abul Hasan Ali Rojihi atau kepada teman/kerabat saya, kemana surat tersebut harus saya alamatkan?
Jawab : Silahkan alamatkan ke :
Der El Hadets Dammaj, PO.BOX 90070 Sa’ada
Republic Of Yemen

sumber : http://diqra.wordpress.com/2008/12/30/soal-jawab-tentang-dammaj/

 
1 Komen

Posted by di Mei 10, 2011 in Manhaj

 

One response to “Soal Jawab Mengenai Markaz Dammaj

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: